Percabangan
Percabangan adalah Pengkontrol alur program yang
berdasarkan kondisi boolean (true & False) yang dijadikan patokan.
Terdapat
dua jenis percabangan yaitu:
1. Percabangan
if
2. Percabangan
Case
Didalam
pemrograman kita harus dapat menentukan aksi apa yang harus dikerjakan oleh
pemroses (processor) ketika sebuah kondisi terpenuhi.
1.
Percabangan if
Percabangan if digunakan untuk melakukan proses percabangan
didalam program.
Contoh expresi:
If a = 10 then
{
Statment yang akan di
jalankan.
}
1. ekspresi
dengan 2 kondisi:
If kondisi 1
{
aksi
1;
}
If kondisi 2
{
aksi 2;
}
Else
{
aksi yang
dilakukan ketika nilai if diatas tidak menghasilkan nilai true;
}
//jika
kondisi 1 terpenuhi maka aksi 1 akan berjalan dan jika kondisi 2 yang
terpenuhi, maka aksi 2 yang akan dijalankan, namun jika kedua kondisi tidak
terpenuhi maka aksi else yang akan di jalankan.
2. Ekspresi
lebih dari 3 kondisi
if kondisi 1 then
Aksi 1
end if
else
if kondisi 2 then
aksi 2
end if
if kondisi 3 then
aksi 3
end if
else
kondisi default
end if
//jika kondisi 1
terpenuhi maka aksi 1 akan berjalan jika kondisi 2 yang terpenuhi, maka aksi 2
yang akan dijalankan dan jika kondisi 3 yang terpenuhi maka aksi ke 3 yang akan
dijalankan, namun jika kedua kondisi tidak terpenuhi maka aksi else yang akan
di jalankan.
3. Contoh (notasi algortimik)
PROGRAM MENCARI PROGRAM
{ MENCARI NILAI DARI SEBUAH VARIABEL }
DEKLARASI
X=INT;
ALGORITMA
Read (x)
If (x>0) then
write (“bilangan adalah
bilangan bulat positif”);
End if
If (x<0)
write (“bilangan adalah
bilangan bulat negatif”);
End if
Else
write (“maaf nilai
variabel yang anda masukkan adalah salah”);
End if
Contoh
program Menentukan
bilangan terbesar
# include
<stdio.h>
# include
<conio.h>
int main()
{
printf("==Welcome==\n");
int a, b, c,d,e,f,g,h,i,j, besar, kecil;
printf("Masukan bil 1 :
");scanf("%d",&a);
printf("Masukan bil 2 :
");scanf("%d",&b);
printf("Masukan bil 3 :
");scanf("%d",&c);
printf("Masukan bil 4 :
");scanf("%d",&d);
printf("Masukan bil 5 :
");scanf("%d",&e);
printf("Masukan bil 6 :
");scanf("%d",&f);
printf("Masukan bil 7 :
");scanf("%d",&g);
printf("Masukan bil 8 :
");scanf("%d",&h);
printf("Masukan bil 9 :
");scanf("%d",&i);
printf("Masukan bil 10 :
");scanf("%d",&j);
if (a>b) { besar=a; kecil=b;}
if (a>c) { besar=a; kecil=c;}
if (a>d) { besar=a; kecil=d;}
if (a>e) { besar=a; kecil=e;}
if (a>f) { besar=a; kecil=f;}
if (a>g) { besar=a; kecil=g;}
if (a>h) { besar=a; kecil=h;}
if (a>i) { besar=a; kecil=i;}
if (a>j) { besar=a; kecil=j;}
else
{besar=b; kecil=a;}
{besar=c; kecil=a;}
{besar=d; kecil=a;}
{besar=e; kecil=a;}
{besar=b; kecil=a;}
{besar=g; kecil=a;}
{besar=h; kecil=a;}
{besar=i; kecil=a;}
{besar=j; kecil=a;}
if (c>besar) besar=c;
if (c<kecil) kecil=c;
if (d>besar) besar=d;
if (d<kecil) kecil=d;
if (e>besar) besar=e;
if (e<kecil) kecil=e;
if (f>besar) besar=f;
if (f<kecil) kecil=f;
if (g>besar) besar=g;
if (g<kecil) kecil=g;
if (h>besar) besar=h;
if (h<kecil) kecil=h;
if (i>besar) besar=i;
if (i<kecil) kecil=i;
if (j>besar) besar=j;
if (j<kecil) kecil=j;
float rata=(a+b+c+d+e+f+g+h+i+j)/10;
printf("terbesar adalah
%d\n",besar);
printf("terkecil adalah
%d\n",kecil);
printf("rata-rata adalah
%.2f\n\n",rata);
}
Output nya:
==welcome==
Masukkan bil 1 : 12
Masukkan bil 2 : 2
Masukkan bil 3 : 32
Masukkan bil 4 : 21
Masukkan bil 5 : 12
Masukkan bil 6 : 43
Masukkan bil 7 : 23
Masukkan bil 8 : 15
Masukkan bil 9 : 16
Masukkan bil 10 : 122
terbesar adalah 122
terkecil adalah 12
rata-rata adalah 29.00
Terminated with return code 0
Press any key to continue. . . .
2.
Percabangan
Case
Percabangan statement if dan else menjadi sangat panjang ketika,
banyak kondisi yang harus dievaluasi.
Contoh konversi angka ke teks
a.
Percabangan
case (notasi algoritmik)
Contoh
program mencari Nama bulan
#include<stdio.h>
int
main()
{
int bulan;
printf("masukan nama bulan: ");
scanf("%d",&bulan);
switch (bulan)
{
case 1:
printf ("januari");
break;
case 2:
printf ("februari");
break;
case 3:
printf ("maret");
break;
case 4:
printf ("april");
break;
case 5:
printf ("mei");
break;
case 6:
printf ("juni");
break;
case 7:
printf ("juli");
break;
case 8:
printf ("agustus");
break;
case 9:
printf ("september");
break;
case 10:
printf ("oktober");
break;
case 11:
printf ("novembar");
break;
case 12:
printf ("desember");
break;
default:
printf("Tidak
terdeteksi\n");
printf ("yang anda
masukkan bukan nama bulan");
break;
}
return 0;
}
Output
nya:
Masukan nama bulan: 2
Februari
Terminated with return code 0
Press any key to continue. . . .


0 Comments: